Pages

'Ketidaksukaan' atau dendam yang bertubi-tubi?

Agak sedikit memincingkan mata saat membacanya. Antara senang, lucu, bangga, dan terharu. Tapi kok ada sesuatu yang lain ya, diujungnya malah terasa ada bagian yang hilang. Apa karena 'ketidaksukaan' atau dendam yang bertubi-tubi belum hilang mengering sampai 'segitunya' bereaksi. Tetes keringat yang dahulu sama sama kita kucurkan, lenyap tersapu oleh ego sentris pribadi semata | Salam Damai Selalu

Darwin Darkwin

Laki-laki kelahiran Jakarta tiga belas Mei tahun sembilan belas delapan satu ini bekerja di perusahaan yang bergerak dibidang media monitoring di Jakarta. Aktif di social media, banyak belajar dari orang-orang di sekitar.